Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Mohammad Firdaus <mofirda @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Tue, 7 Mar 2000 13:55:55 +0700 |
| List-archive | <http://www.egroups.com/group/piksi-l/> |
| List-help | <http://www.egroups.com/group/piksi-l/info.html>, <mailto:piksi-l-help@egroups.com> |
> From: Buletin An-Nur[SMTP:buletin @ somewhere.in.the.world] > Sent: Tuesday, March 07, 2000 9:59 AM > To: Undisclosed-Recipient: > Subject: Buletin Online [ Pekan I ; Dzulhijjah 1420 ] > > 227/Jum'at I/Dzulhijjah/1420 > > Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah > > > Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada > Rasulullah, Nabi kita Muhammad, kepada keluarga dan segenap sahabatnya. > Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullah ,dari Ibnu 'Abbas radhiallahu > anhuma bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, artinya: "Tidak > ada hari di mana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah > daripada hari-hari ini,' yaitu: sepuluh hari dari bulan Dzul Hijjah. > Mereka bertanya: 'Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?'. Beliau > menjawab: 'Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar > (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu > apapun." > Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma , > bahwa Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda, artinya: "Tidak ada hari > yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di > dalamnya daripada sepuluh hari (Dzul Hijjah) ini. Maka perbanyaklah pada > saat itu tahlil, takbir dan tahmid." > > MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN > > > 1. > Melaksanakan ibadah haji dan umrah. > Amal ini adalah yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih > yang menunjukkan keutamaannya, antara lain: sabda Nabi n,artinya: "Dari > umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara > keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga." > 2. > Berpuasa selama hari-hari tersebut, atau pada sebagiannya terutama > pada hari Arafah. > Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama, > dan yang dipilih Allah untuk diri-Nya. Disebutkan dalam hadits qudsi, > artinya: "Puasa itu adalah untukKu, dan Aku lah yang akan membalasnya. > Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata > karena Aku." > Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu , Rasulullah > shallallahu alaihi wasalam bersabda, artinya: "Tidaklah seorang hamba > berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya > dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun." [Hadits > Muttafaq 'Alaih]. > Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi > shallallahu alaihi wasalam bersabda, artinya: "Berpuasa pada hari Arafah > karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan > sesudahnya." > 3. > Takbir dan dzikir pada hari-hari tersebut. > Sebagaimana firman Allah Ta'ala, artinya: "... dan supaya mereka menyebut > nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan..." [Surah Al-Hajj : 28]. > Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzul > Hijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir > pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar rahimahullah , > artinya: "Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid." > [Hadits riwayat Ahmad]. > Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah > radhiallahu anhu keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya > mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq > rahimahullah , meriwayatkan dari fuqaha' tabi'in bahwa pada hari-hari > ini mengucapkan: > "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq > selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya > bagi Allah." > Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, > rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya sebagaimana firman Allah, artinya: > "Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjukNya yang diberikan > kepadamu...". [Al-Baqarah : 185]. > Tidak dibolehkan mengumandangkan takbir bersama-sama, yaitu dengan > berkumpul pada suatu majlis dan mengucapkannya dengan satu suara (koor). > Hal ini tidak pernah dilakukan oleh para salaf. Yang menurut sunnah adalah > masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri. Ini berlaku pada semua > dzikir dan do'a, kecuali karena tidak mengerti sehingga ia harus belajar > dengan mengikuti orang lain. > Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti: takbir, > tasbih dan do'a-do'a lainnya yang disyariatkan. > 4. > Taubat serta meninggalkan segala maksiat dan dosa, sehingga akan > mendapatkan ampunan dan rahmat. > Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan > ketaatan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya. > Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiallahu anhu , bahwasanya > Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda: > "Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecembu-ruan Allah itu manakala > seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya." [Hadits > Muttafaq 'Alaihi]. > 5. > Banyak beramal shalih, berupa ibadah sunnah seperti: shalat, > sedekah, jihad, membaca Al-Qur'an, amar ma`ruf - nahi munkar dan lain > sebagainya. > Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipatgandakan pahalanya. > Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan > menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari > lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang > merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak > kembali dengan harta dan jiwanya. > 6. > Disyariatkan pada hari-hari itu takbir muthlaq, yaitu pada setiap > saat, siang ataupun malam sampai shalat Ied. > Dan disyariatkan pula takbir muqayyad, yaitu yang dilakukan setiap selesai > shalat fardhu yang dilaksanakan dengan berjama'ah; bagi selain jama'ah > haji dimulai dari sejak Zhuhur hari raya Qurban terus berlangsung hingga > shalat Ashar pada akhir hari Tasyriq. > 7. > Berkurban pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq. > Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim alaihissalam yakni ketika Allah Ta'ala > menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi > shallallahu alaihi wasalam : Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba > jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya > dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di > sisi tubuh domba itu. [Hadits Muttafaq 'Alaih] > 8. > Dilarang mencabut atau memotong rambut dan kuku bagi orang yang > hendak berkurban. > Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah radhiallahu anha > bahwa Nabi Shallallahu alaihi wasalam bersabda: > "Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara > kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) > rambut dan kukunya." Dalam riwayat lain: "Maka janganlah ia mengambil > sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban." > Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang > menuntun hewan kurbannya. > "... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepala-mu, sebelum kurban sampai di > tempat penyembe-lihannya ...". [Al-Baqarah : 196]. > Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang > berkurban saja, tidak termasuk isteri dan anak-anaknya, kecuali jika > masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbo-lehkan membasahi rambut > serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok. > 9. > Melaksanakan shalat Idul Adha dan mendengarkan khutbahnya. > Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. > Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah > dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan; janganlah dijadikan > kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti: > nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan > menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukannya selama sepuluh > hari. > 10. > Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas. > hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan > melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala > kewajiban dan menjauhi segala larangan; memanfaatkan kesempatan ini dan > berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya. > Semoga Allah melimpahkan taufikNya dan menunjuki kita kepada jalan yang > lurus. Dan shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi > Muhammad, kepada keluarga dan para sahabatnya. (Syaikh Abdullah bin > Abdurrahman Al-Jibrin). > > > ------------------------------------------------------------------------ Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi secara formal. Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world ------------------------------------------------------------------------ Planning a party? iParty.com is your complete source for party planning and supplies, with everything you need to throw the perfect party! http://click.egroups.com/1/1635/2/_/48885/_/952412252/ eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/piksi-l http://www.egroups.com - Simplifying group communications
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:29 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10