Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Iman Firman Firdaus <iffirdaus @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Tue, 18 Jul 2000 18:45:48 -0700 |
Sebuah Cangkir Keramik yang Cantik
Sepasang opa dan oma pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari
hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah
cangkir yang cantik "Lihat cangkir itu," kata si oma kepada suaminya.
"Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si
opa.
Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud
berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku
dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah
seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang
pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop
! Aku berteriak,
Tetapi orang itu berkata "belum !" lalu ia mulai menyodok dan memukulku
berulang-ulang. Stop ! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja
memukulku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia
memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas!, teriakku dengan keras.
Stop ! Cukup ! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata "belum !" Akhirnya
ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku
pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku
diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku.
Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Wanita itu berkata
"belum !" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku
lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong !! Hentikan
penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang
ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku.Setelah puas
"menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin seorang wanita cantik mengangkatku dan
menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku
hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang
begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna
tatkala kulihat diriku.
--------------------------------
Saudara...............
Seperti inilah Alloh membentuk kita. Pada saat Ia membentuk kita, tidaklah
menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah
satu-satunya cara bagi Alloh untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan
memancarkan kemuliaan Alloh
Saudara...........
Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai
pencobaan, sebab kamu tahu bahwa UJIAN terhadap IMANMU menghasilkan
KETEKUNAN. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang
supaya kamu MENJADI SEMPURNA dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun
Apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena
Alloh sedang membentuk anda. Bentukan - bentukan ini memang menyakitkan
tetapi setelah semua proses itu selesai maka anda akan melihat betapa
cantiknya Alloh membentuk anda.
-iman-
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:31 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10