Arsip Piksi-L
Tanggal Sebelumnya
Tanggal Berikutnya
Ulir Sebelumnya
Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal
Indeks - Ulir Diskusi
Pemerintah Singapura : RE: [PIKSI-L] Re: nomor XL
|
From |
Agus Salim <agussalim @ somewhere.in.the.world> |
|
Date |
Tue, 22 Aug 2000 09:35:40 +0700 |
Salam,
Saya
tambahkan kecerdikan pemerintah Singapura untuk menyejahterakan Warganya (dan
bila perlu menyengsarakan tetangganya)
Yang
paling baru adalah ternyata menurut kabar penyelundupan Migas ke Singapura yang
ramai dibicarakan (terutama di Kompas) selama ini ternyata masuk ke Singapura
melalui pelabuhan resmi pemerintah Singapura. Ini menunjukkan persetujuan
Pemerintah Singapura atas tindakan ilegal tersebut karena tentu saja ini
menguntungkan masyarakat Singapura. Siapa peduli masayarakat Indonesia yang
terkena dampaknya.
Untuk
keperluan rekalamasi pantai dan menyediakan perumahan bagi warganya maka
pemerintah Singapura rela berkolaborasi dan berKKN dengan oknum pejabat di
beberapa daerah di Sumatera. Siapa peduli kejahatan di negara
tetangga.
Berbagai limbah (termasuk yang berbahaya) daripada
mempolusi masyarakat Singapura yang kosmopolit lebih baik di Ekspor ke negara
tetangga, Indonesia tentu saja, yang beberapa pejabatnya masih bisa diajak
kong-kalikong menyetujui impor limbah. "Ah, Singapura kan tertib dan ketat dalam
peraturan mana mungkin barang bekas (baca: limbah) yang diekspor ke Indonesia
mengandung limbah berbahaya" Bela para pejabat tersebut. Ah, alangkah naifnya
para pejabat mempercayai niat baik tetangga kita yang satu
ini
Trus
krisis ekonomi? Para Hedge Fund hanya memulainya. Serangan berikutnya terhadap
semua lini keuangan Indonesia berasal dari berbagai lembaga keuangan di
Singapura. Berbagai rumor sengaja diciptakan pelaku pasar di Singapura untuk
menggoyang rupiah. Apakah Pemerintah Singapura tidak tahu? Mereka hanya tidak
peduli, atau bahkan mungkin mendorong hal itu. Forex adalah permainan Zero Sum
Game Dimana ada pemenang di situ ada pihak yang kalah. Tidak ada win-win
solution. Bila Indonesia kalah dan rugi, tentu Singapura yang menangguk untung.
Belum lagi Capital Flight dari Indonesia yang semakin menggemukkan pundi-pundi
uang orang Singapura. Lalu, kasihan dong tetangga bangkrut dan menderita? Ah
peduli amat, salah sendriri nggak bisa ngurus diri sendiri.
Sungguh, Pemerintah Singapura terlalu pintar dalam
menyejahterakan rakyatnya, Pemerintah Indonesia? Jauh dari
itu.
Salam,
Gus
Lim
NB.
Orang Indonesia cerdik sebagai individu tapi tidak cerdik sebagai komunitas,
padahal kita selama ini selalu bangga sebagai bangsa yang komunal. Sebuah
kebanggan yang sia-sia
Boleh aku tambah list utk menunjukkan betapa 'cerdik'-nya orang kita
mencari uang ...?
Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi secara formal.
Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
-
Berdasarkan tanggal:
-
Berdasarkan ulir diskusi:
-
Indeks:
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:36 2005 |
menggunakan mhonarc
2.6.10