Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

Re: [PIKSI-L] Bali Camp

From Ikhlasul Amal <amal @ somewhere.in.the.world>
Date Fri, 8 Sep 2000 15:31:24 +0700
Organization UPT Komputer, Piksi ITB, Bandung, Indonesia
User-agent Mutt/1.0.1i

-------------------------- eGroups Sponsor -------------------------~-~>
GET A NEXTCARD VISA, in 30 seconds!  Get rates
of 2.9% Intro or 9.9% Ongoing APR* and no annual fee!
Apply NOW!
http://click.egroups.com/1/9146/5/_/48885/_/968401929/
---------------------------------------------------------------------_->

On Thu, Sep 07, 2000 at 06:32:53PM -0700, Mahfudh Junaryanto wrote
(probably edited):
% 
% wahh .. wahh .. dua piksi-ers sudah meluapkan ke-pesimisannya .. tak
% kusangka ..soalnya 5 hari yg lalu pas di Cengkareng airport saya
% sempat bacaa, kalau nggak salah majalah eksekutip interview dg
% pendiri EuroNet penggagas Bali camp ... alhasil ini dua cerita yg
% berbeda !

	Ini memang tidak enaknya ngomong yang suram-suram, belum apa-apa
	sudah 'dituduh' pesimis. Padahal saya 100% mendukung aliran
	optimistik dan termasuk mengiyakan opini Wietse Venema, "All
	programmers are optimist."

	Bali Camp adalah kasus unik dalam model pengembangan daerah
	usaha IT. Mereka yang datang ke sana adalah pengusaha asing yang
	pada awalnya menginginkan situasi yang lebih aman. Karena
	industri IT relatif lebih mudah direlokasi (bandingkan kalau
	pabrik semen Cibinong pindah ke Legian misalnya), maka terjadi
	arus mobilisasi pekerja IT ke sana.

	Alhasil, kesan saya, Bali Camp tsb. pertama bersifat temporer --
	sampai suatu saat kota-kota besar reda dari hiruk-pikuk
	kerusuhan, dan, kedua, bukan inisiatif dari bawah. Yang kedua
	ini terbukti, dari kalangan akademisi di Udayana pun, misalnya,
	belum ada reaksi sedikitpun. Apakah hal ini bisa suatu saat
	berubah, menjadi permanen misalnya dan cap Bali menjadi sohor
	dengan 4S (Sun, Sea, Sand, Software), ya kita semua akan sangat
	bersyukur. Sekurang-kurangnya karena "S" yang keempat
	menggantikan singkatan yang sekarang ini menjadi daya tarik
	wisata-kacau Bali.

% saya bisa merasakan mereka barangkali litbang-nya kurang,soalnya
% mereka cuma outsourcing industry yg bahkan desainnya pun bukan pada

	Tentang Litbang (sekaligus respon terhadap Riski, yang selalu
	baik hati memposisikan dirinya sebagai 'cucu' saya), harapan
	saya juga tidak muluk-muluk kok. Pertama, lupakan dulu domain
	@piksi.itb.ac.id milikku: saya suka domain itu bukan karena ada
	tiga huruf i-t-b di sana, akan tetapi 'ac.id' sebagai
	manifestasi perlawanan saya terhadap komersialisme global yang
	menjadi-jadi dan di Internet diwakili dengan '.com'

	Litbang itu [bisa] sederhana kok. Bukan laboratorium Palo Alto
	Research Center (PARC) yang didirikan Xerox, tempat Ethernet,
	'mouse', GUI ditemukan namun diremehkan jajaran eksekutif. Bukan
	juga IBM Watson Research Center tempat riset-riset berskala
	nobel. Yang lebih penting kan ada sumber daya untuk riset dan
	imajinasi.  Setelah itu ditemukan pola strategi yang memberi
	warna produk.  Sebagai misal, menurut tulisan di ComputerWorld
	tentang perangkat lunak produk India, mereka hebat bukan dalam
	hal inovasi dan produk baru, akan tetapi pada kontrol kualitas
	('quality-control'). Nah, siapa yang bersedia memikirkan apa
	yang akan khas dari Bali Camp?

	Sekalipun tidak harus, umumnya lembaga yang sanggup
	menggambarkan strategi teknologi tinggi ('hi-tech') ya perguruan
	tinggi atau Badan Pengkajian.

% menjelekkan negara kita. saya cuma ingin belajar di business ini,
% soalnya ini hal yg paling mungkin utk bersaing secara global -dalam
% waktu dekat ... banyak pekerjaan disini yg lebih efficient utk di
% outsource, apalagi ke negara kita yg tenaganya 4X lebih murah ...

	Kalau arahnya bisnis dan kewirausahaan, ya silakan saja. Asal
	seperti dipesan Yang Mulia Witjaksono, jangan sampai menjadi
	'londo baru' di negeri sendiri. Sambil saya doakan dengan sangat
	tulus semoga sampeyan sukses.

---end quoted text---

-- 
amal
amal @ somewhere.in.the.world
-----------------------
Hentikan hukuman fisik pada siswa, karena hukuman model ini terbukti
tidak mengandung unsur edukatif dan tidak efektif
			-- Ahmad DS, Direktur Pendidikan Dasar


Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi secara formal.

Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world


 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:36 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10