Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | "Ikhlasul Amal" <amal @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Sun, 26 Nov 2000 15:41:58 +0000 |
| Organization | Kampung Angin Berdesir |
Kemarin malam, 25/11, sekilas aku menyaksikan acara televisi. Sore, sekitar jam 17.30 di SCTV ada penjelajahan sejarah (semacam gaya Discovery, National Geographics) tentang Kesultanan Ottoman di Turki. Benar, asyik cara penyajiannya. Ada dua ahli sejarah-Islam perempuan dan satu laki-laki terlibat dalam pemaparan deskripsi yang santai diselingi ilustrasi yang sangat kaya. Satu hal yang mengesankan adalah pernyataan salah satu ahli sejarah di atas bahwa Kesultanan Ottoman lebih menonjol dalam aspek seni yang tinggi dibanding kekuasaan, politik, dan hukum. Tampaknya ini bisa menjadi sukses SCTV kedua setelah Jejak Rasul pada beberapa Ramadhan y.l. Lepas dari banyak faktor, kalau memang tersedia bahan-bahan untuk acara semacam ini, mengapa harus menunggu sekali dalam setahun? "Keluhan" saya ini berlaku umum untuk banyak media massa: kalau mereka bisa 'alim' dalam sebulan besok, kenapa tidak demikian pada hari-hari berikutnya? Mengapa harus menunggu Ramadhan untuk acara televisi yang lebih bermutu? Terus malamnya ada gambusan di TPI. Aku tidak sempat menyaksikan pembukaannya, jadi tidak tahu liputan dari mana. Benar-benar gambus: sekumpulan orang Arab dengan qolqolah yang mantaf (baca: mantap), hidung bangir, ganteng-ganteng, dan iramanya dibiarkan asli tanpa aransemen-ulang. Cuma gamisnya saja diganti stelan jas rapi. Wah, mentang-mentang hiburan orang NU! Ya sekalipun Islam tidak harus senantiasa diidentikkan dengan hal-hal yang kearab-araban, dan syair gambus bisa juga mengecoh, "Hayati...", "Ya nurul 'aini..." (ini kelas 'artis cengeng' JK-Record), yang positif dari model gambus semalam adalah tidak perlunya penari-latar. Benar, aku sering sebal dengan tingkah-polah penari-latar. Lagu yang artistik diobrak-abrik oleh kostum dan gaya mereka 'menerjemahkan'. Bahkan dalam pertunjukan Guruh Soekarno Putra pun beberapa kali kamera menjadi 'malu' melakukan 'close-up' ke panggung gara-gara penari-latar. Selamat mendatangi bulan suci Ramadhan yang penuh barakah. Maaf atas khilaf dan salah hamba. To err is human, while bug is programmer's. -- amal -------------------------- eGroups Sponsor -------------------------~-~> eGroups eLerts It's Easy. It's Fun. Best of All, it's Free! http://click.egroups.com/1/9698/2/_/48885/_/975228305/ ---------------------------------------------------------------------_-> Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi secara formal. Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:44 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10