Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Sri Sardjananto <janto_gmf @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 26 Apr 2001 22:04:03 -0700 (PDT) |
Wah makin seru aja diskusinya...issue pertama (??) sukses diperdebatkan. Saya hanya melihat ada perbedaan pandangan, yang satu dari developer yang satu dari sisi pemakai. Nah mungkin dari developer harus mulai mendengarkan konsumennya dan mengapa mereka memilih software yg mahal ? (di pertamina mereka akan mengganti program dgn SAP). Memang kita nggak perlu rudal untuk membunuh nyamuk. Jadi perusahaan yg cukup pakai software kecil and handal jangan sekalikali mencoba rudal. Ada kasus suatu perusahaan yg mau pakai SAP berhenti di tengah jalan sebelum implementasi karena kehabisan nafas. Sebelum pilih software sebaiknya harus dihitung dulu cost/benefitnya. Pengalaman kita di Garuda, yg terdiri dari beberapa cabang baik domestik maupun internasional, kenapa manajemen memutuskan pakai SAP ?? Sebelum pakai SAP, cabang harus datang ke pusat untuk melaporkan revenue and costnya. Butuh waktu yg lama. Padahal keputusan keuangan harus cepat dan akurat. Sistem Material manajemen pakai sistem yg lain lagi, yi AMEGA, HRD pakai CIPSGA di Mainframe, sistem Maintenance dikembangkan secara terpisah di PC. Semua perlu konsolidasi yg memakan waktu. Mereka pingin satu software yg semua terintegrasi (ERP). Tepatkah pakai SAP ?? sekarang dari dinas strategi sedang menyewa konsultan dari Mc Kensey untuk mengevaluasi IT sistem di GA. Tertarik ??? kalau ada bocoran entar kita sharing deh... Ok, lanjutkan diskusi kita...ngak apa-apa beda pendapat kan jamannya reformasi/demokrasi khan.... Cheers, Janto. --- epsi <epsi @ somewhere.in.the.world> wrote: > From: Mahfudh Junaryanto <junaryanto @ somewhere.in.the.world> > > >RE. Seringkali masalahnya nggak bisa ditinjau dari > >sisi teknis, Mas Epsi. Jangankan di Indonesia, yg > >sebagian besar warga negara nya "melek politik" , > di > >Singapore pun yg namanya "Office Politic" itu ada > >dimana-mana terutama perusahaan besar. Di MRT saya > >beberapa kali lihat T-shirt belabel kiraa : > >"Consultant could help your company to earn almost > >enough to pay their fee!" Semua orang tahu itu > mahal > > > nah, bukankah cocok sekali dgn gelombang besar (yg > saya maksud) yg menyeret > 'white collar' (istilah amal), dan mungkin mereka > tak sadar dan terbius. > masalahnya bisakah kita mempertanyakan hal yg > substansial (seharusnya > bagaimana) > atau biarlah terseret gelombang besar? > > >... dan nggak efisien, tapi management punya banyak > >alasan utk itu. At least there somebody else can be > >fingered for blamed if the project was not > succesful. > >juga Management nggak perlu susah-susah meyakinkan > >stake-holder kalau implementasi pakai SAP > > dan.... seterusnya republik ini hanya menjadi > konsumen...... > > >dibandingkan pakai applikasi yg nggak pernah > terdengar > >namanya, nggak punya reputasi ... dan nggak proven, > yg > >kalau nanti implement support-nya pun nggak jelas > apa > >sebagus merk terkenal yg consultans tersedia > >dimana-mana. Dan kasus di Pertamina ... barangkali > >mereka mau expand komputerisasi di bagian lain atau > >integrasi dg existing SAP system..? Saya pikir > >Off--the-shelf produk adalah yg paling pass buat > >perusahaan semacam itu - mengurangi risk dan biaya > ... > > > yah, begitulah.... sama malaysia pun kita tak mampu > bersaing...... > kami di piksi biasa bergaul dgn para developer (baik > perusahaan atau tim di > edp, termasuk pertamina, dan mereka KALAH hanya > karena hal2 diatas, dan > bukan karena kompetensi teknis > > > Bagi Perusahaan sebesar Pertamina kegagalan > >implementasi akan sangat & terlalu mahal > (untolerated) > >bagi mereka ... Untuk yg lain mungkin nggak harus > beli > >yg semahal SAP ... khan banyak yg 'entry level' di > >jual India-based company ? > > > > > india? itu dia! > mereka lebih percaya kpd orang lain > semoga para alumni asisten piksi tidak termasuk yg > terseret gelombang tadi > (mudah menyebut oo.. itu pilih yg US punya, > Australia punya, ke india > saja.....) > > salam > epsi > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices http://auctions.yahoo.com/ ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:54 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10