Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Darwis Fadhli <darwis @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 31 May 2001 11:29:11 +0700 |
FYI, Mungkin boleh juga dibaca .... Subject: [ytisman3] Cara nolong rakyat kecil Saatnya mikirin rakyat kecil dengan tindakan Mungkin bisa dicontoh.... and lets do it, and do it your way......... Sudah beberapa bulan ini gue perhatikan bahwa kehidupan di Jakarta semakin lama semakin sulit. Gue ngobrol sama banyak orang: supir taksi, satpam, tukang jual majalah, etc, etc-dan mereka semua mengeluhkan keadaan yang sama bahwa Jakarta semakin berat dan tampak sekali dari cara mereka bercerita bahwa mereka sudah sangat terjepit dengan kehidupan di sini. Selain tidak terdistribusinya uang dengan baik, juga memang keadaan politik yang tidak menentu cukup menyumbang banyak dalam hal ini. Alasan gue menulis e-mail ini adalah untuk mengajak semua pihak untuk mulai memainkan peran kita untuk menjaga keseimbangan komunitas kita. Kalau bisa kita buat daftar di sini apa yang bisa kita lakukan untuk menolong orang kecil. Gue tidak bicara soal kita "menyumbang", karena urusan menyumbang adalah urusan pribadi. Tapi gue mau menolong orang kecil dengan cara menyatukan dengan kehidupan sehari-hari. Kita lakukan dengan cara membeli jasa mereka atau pun hasil produksi mereka, ketimbang kita membeli dari rangkaian bisnis yang besar. Gue punya daftar, yang cukup mungkin untuk dilakukan (gue harap sepupu2 bisa menambahkan daftar ini sehingga bisa lebih panjang): 1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku. Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil. 2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan pembantu/tetangga. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke orang kecil. 3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah sekali-sekali membeli dagangan mereka. 4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan kue, misalnya kue pancong, kue apem, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen. 5. Gue orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini masalahnya udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Gue mulai membeli VCD bajakan, karena dengan itu uang yg gue keluarkan akan dapat membantu si penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk membenarkan pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg lebih penting untuk di selesaikan. 6. Untuk yang cowok --> mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon. Lumayan bisa menolong mereka. 7. Kalau belanja, manfaatkan warung tetangga sebelah, supaya distribusi uang merata. 8. Bayar telepon, listrik, air dsb, baiklah melalui SatPam ataupun siapa saja, nggak usah pakai transfer rekening, selain menambah tali silaturahmi dengan mereka, juga ada alasan untuk memberi tip tambahan. 9. Promosi naik becak, ojek motor, angkot atau bis kota apabila aman, jangan kuatir kurang nikmat, ternyata jadi banyak teman ngobrol dijalan. 10. Kurangi makan siang dari restoran dengan franchise, perbanyak makanan segar dari restoran biasa yang keuntungannya adalah benar-benar untuk penjual. 11. Kalau ada teman sekantor atau tetangga yang menawarkan barang dagangan seperti sepatu/pakaian mainan anak2 dlsb, meskipun anda tidak membutuhkan atau tidak sesuai dengan selera belilah minimal satu buah. Bagi dia itu sangat berarti, itung-itung nambah silaturahmi anda dengan dia. 12. Mencuci mobil tidak perlu ke bengkel cuci mobil yang notabene milik orang kaya, suruhlah anak tetangga yang miskin atau orang yang membutuhkan uang untuk mencucinya, tentu saja mungkin anda perlu mengawasi selama dia bekerja. 13. Kalau anda punya kendaraan/mobil, ada baiknya anda juga punya montir panggilan langganan yang dapat diandalkan. Kalau kendaraan anda rusak atau perlu perawatan, bisa menggunakan jasa montir tersebut, daripada pergi ke bengkel besar. 14. Kalau belanja di warung, atau beli buah dari pedagang kecil, naik bajaj, ojek atau 15. Becak jangan nawar sampai semurah mungkin, kasih keuntungan yang lebih. kalau kebetulan makan di restoran atau nginep di hotel, jangan pelit pelit ngasih uang "Tip", biar orang kecil bisa dapet tambahan. 16. Polisi "Cepek" atau pengemis...jangan ragu memberi uang...yang pasti kalau "orang minta...berarti butuh"..itung itung amal jariah. Perhatikan saudara dekat yang lagi susah, jangan ragu membantu. Sering2 sarapan di Mpok Betawi,... dan kalau ada penyemir sepatu,.. semir lah untuk bantu uang sekolah,.. dan jangan lupa untuk kasih makan sekalian,.. Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang yang tinggal di Jakarta, rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan-itu hanya dari urusan nasi goreng. Gue rasa kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke bawah. Atau jika itu terlalu muluk-paling tidak kita sudah memainkan peran kita untuk menolong orang kecil. ===================================================================== ---------------------------------------------------------- ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:00 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10