Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | "Ikhlasul Amal" <amal @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 28 Jun 2001 05:24:02 +0700 |
| Organization | Kampung Angin Berdesir |
[Wed, 27 Jun 2001, 14:51:25 +0700 0.8K] Erwin Jamal menulis (diedit): % % Bud kamu mau nyusul Ali ,...ya,....??? % ---end quoted text--- Baguslah, setelah Piksi subsidary Kalimantan Timur dengan kantor-pusat di pusat perbelanjaan Balikpapan Center (karena memang hanya itu adanya :), terus Piksi subsidary Jakarta, dengan eksodus bedol desa ke Ag-it. Jadi nanti kalau ada pertemuan atau sekedar menjenguk, bisa dicarter Singapore Airlines yang khusus mendarat di halaman apartemen Ali Fahmi, setelah Erwin teriak, "Kiri bang... stop!" (eh, memangnya apartemen di Singapur ada halaman? enak saja ya berandai-andai; buat tanam pohon beringin saja, negara kecil peninggalan Raffless ini tidak cukup kok. Buktinya, Partai Golkar gagal memenuhi target 70% pemilih di sana!) Terus kalau ada teman-teman yang mau melancong ke mancanegara dan kebetulan penerbangan kalian transit di Bandara Changi, usahakan ketemu Ali Fahmi. Tidak perlu konfirmasi nomor telepon, alamat email, faks. Teriak saja dari ruang tunggu transit, "Aliiiii!" Itu sudah cukup untuk membangunkan seluruh penghuni Singapura. Tapi perlu hati-hati, kalian bisa terkena denda "membuat kebisingan di tempat umum" (remember guys, Singapore is really a *fine* city!) dan kedua, bisa fatal, mengagetkan Lee Kuan Yew, sehingga bisa disangka ada teriakan pro-demokrasi dan ucapannya waktu dia berkuasa akan diulang lagi, "Yang kita perlukan sekarang ini *bukan* demokrasi!" Terakhir, memanggil Ali dengan cara seperti itu bisa berbahaya buat pemanggil dan yang dipanggil. Komisi Pengaturan Permainan Anak-anak akan menyangka kalian sedang menyebut 'Ali' salah satu tokoh dalam Pokemon dan tindak-tanduk kalian akan segera digrebek polisi. Ingat Pokemon adalah permainan terlarang di Singapura! Kenapa Pikachu dkk. dilarang di sana? Seperti halnya Teletubbies dan permen karet dilarang, orang tua yang sibuk terus bekerja di sana iri melihat anak-anak bermain riang. Itu saja alasan sebenarnya. HA... HA... do not say like that lah... Yes, yes, haiya... Singapore is really FINE city; you can do anything you like except 3267 restrictions you should have read it! -- amal Ayo tersenyum: negeri ini memerlukannya ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:01 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10