Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

[PIKSI-L] Sabar

From Yus Dwi Handoko <yus @ somewhere.in.the.world>
Date Fri, 12 Apr 2002 18:18:36 +0900

Akhlak-Akhlak Sabar Dikala Sakit
Penulis: KH Abdullah Gymnastiar

Mudah-mudahan kita semua dikaruniai nikmatnya bersabar, karena kesabaran begitu tinggi nilainya 
dalam Islam. Kedudukan seseorang di sisi Allah, keakraban seseorang dengan Allah bisa ditempuh 
dengan kesabaran, Innallaha maas shobirin, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.

Jadikanlah sabar dan sholat sebagai kunci pembuka pertolongan Allah. Adalah salah jika kita 
mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya, berarti kita membatasi pahala. Mengatakan sabar itu ada 
batasnya, mencerminkan kita kurang sabar dalam bersabar. Sabar akan membuahkan pesona yang tiada 
terputus, oleh karenanya jika kita ingin menikmati kehidupan, kita harus menikmati setiap 
kejadian karena orang yang beriman tidak pernah merasa rugi. Diberi nikmat dia bersyukur, 
diberikan musibah dia bersabar. Syukur berarti kebaikan bagi dirinya, sabar juga kebaikan bagi 
dirinya. Maka tidak ada yang harus kita takuti dalam hidup ini, kecuali kita tidak punya rasa 
syukur dan tidak punya rasa sabar.

Asma Allah yang bersesuaian adalah “As-Shobur”, kata Shobur terambil dari kata shod, ba dan ro, 
maknanya asalnya adalah menahan ketinggian sesuatu atau sejenis batu yang amat keras, jadi 
seseorang yang mempunyai kemampuan menahan diri adalah termasuk orang?orang yang sabar.

Sabar bagi manusia bukan berarti pasrah, sabar adalah kegigihan kita untuk tetap berpegang teguh 
kepada ketetapan Allah. Jadi kesabaran itu adalah sebuah proses aktif, kombinasi antara ridho 
dan ikhtiar. Kesabaran bukan proses diam dan pasif melainkan proses aktif yaitu akal aktif, 
tubuh aktif dan iman yang aktif. Justru dari musibah yang disikapi dengan sabar akan lahir 
rahmat dan tuntunan dari Allah.

Ditimpa musibah sakit, misalnya. Semua orang pernah sakit, bahkan orang yang tidak pernah sakit 
mungkin saja dia tidak disukai oleh Allah. Sakit adalah bagian dari penggugur dosa. Rosullullah 
bersabda dalam sebuah hadis, ”Tidaklah seseorang merasakan sakit dihina atau tertusuk duri 
kecuali Allah menggugurkan dosanya, bagai gugurnya daun-daun”, jadi proses sakit itu proses 
pengguguran dosa.

Bagaimana sabar menghadapi sakit?
Yang pertama, kalau kita suatu saat diuji dengan sakit, kita harus sadar bahwa kesabaran pertama 
yang harus dimiliki adalah sabar Husnuzon (berbaik sangka) kepada Allah, karena seburuk-buruk 
perilaku adalah berburuk sangka kepada Allah. Husnuzon karena tubuh kita adalah milik Allah, 
bukan milik kita. Kalau Allah mau membuat penyakit pada diri kita, sehebat apapun diri kita 
tetap sakit. Allah berkuasa terhadap diri kita dan Allah mudah berbuata apa saja. “Allah Tidak 
membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya.” Yang menciptakan semua syaraf kita 
adalah Allah dan Allah tahu rasa sakit yang kita pikul karena dia yang menciptakan sakit.

Sabar yang kedua adalah sabar untuk tidak mengeluh. Sebenarnya menceritakan penderitaan kita 
kepada orang lain adalah mencerminkan ketidaksabaran, apalagi jika kita menceritakan sesuatu 
seakan lebih dari kenyataan. Hati ? hati menceritakan penderitaan kepada orang lain sebab jika 
tidak hati-hati bisa menjadi kufur nikmat, sepertinya mengadukan perbuatan Allah yang Maha Agung 
kepada manusia, mahluk yang lemah. Jangan keluh kesah apalagi sampai mendramatisir, jangan 
sampai memprotes perbuatan Allah yang Maha Adil. Sakit tidak membuat seseorang jadi hina kalau 
disikapi dengan akhlak yang mulia.

Sabar yang ketiga adalah sabar menafakuri hikmah sakit. Tidak ada perbuatan Allah yang sia-sia, 
semua presisi. Setiap sakit itu ada hikmahnya, maka evaluasi dan renungkanlah, mungkin kita 
terlalu sibuk, dikasih sakit, sehingga kita bisa istirahat. Kita sakit berada di kamar, 
bayangkan saudara kita yang sakit dikolong jembatan, yang tidak punya tempat tidur. Tafakuri, 
ketika kita gagah dan hebat, dikasih sakit diare saja bisa menjadi lemas. Harusnya setiap sakit 
dapat meningkatkan kesadaran kita bahwa kesehatan itu amat berharga.

Sabar yang keempat adalah bersabar ketika ikhtiar. Ketahuilah bahwa yang menyembuhkan itu bukan 
dokter, bukan paranormal, yang menyembuhkan itu hanya Allah, karena Dia yang paling tahu 
penyakit kita, “Tiada musibah menimpa kecuali karena izin Allah.” Ketika kita sudah berobat ke 
sana sini tapi tidak juga sembuh, tidak akan rugi sebab akan menjadi amal. Barang siapa ridho 
kepada ketentuan Allah, maka Allah akan ridho, hidup terus maju, ikhtiar saja.

Sabar yang kelima, sabar untuk berniat sembuh dan punya niat untuk beribadah. Milikilah tekad 
untuk mengisi rasa sehat yang Allah karuniakan dengan meningkatkan ibadah. Jangan sampai kita 
tidak punya visi tentang bagaimana menggunakan kesehatan. Tidak sedikit orang terangkat 
derajatnya karena sakit atau cacat, bahkan ada orang yang cemerlang justru karena kebutaannya, 
karena seburuk-buruk penyakit justeru hati yang sakit.

Oleh karena itu, waspadalah jangan sampai kesehatan ini mengecoh kita. Dengan sehat tapi banyak 
maksiat, itu jauh lebih berbahaya dibanding sakit yang bisa membuat kita dekat dengan Allah. 
Tidak ada musibah yang terburuk kecuali orang yang tidak punya rasa syukur dan tidak punya 
kemampuan bersabar. ***




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Stock for $4
and no minimums.
FREE Money 2002.
http://us.click.yahoo.com/k6cvND/n97DAA/ySSFAA/IYOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

----------
Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
ITB, Indonesia.

Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.

Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l
 

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ 


 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:09 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10