Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

Re: [PIKSI-L] Peta chromosom - DNA dan AlQuran (FW: Kutipan Ilmu

From fadill @ somewhere.in.the.world
Date Fri, 10 May 2002 14:22:32 +0200 (MEST)
Cc piksi-l @ somewhere.in.the.world

Tolong deh kalo lain kali dapet email berbau spt ini dicek dulu......

khan ada google.com dan lain2 untuk cek-cek.......kalo ragu2 jangan
diforward.

kita bisa bertanggungjawab telah menyebarkan berita yg ga
bener........apalagi mengenai agama kita yg mulia.

saya juga ga tau mana yg bener, tapi saya ragu2 ttg dna dan ayat Qur'an
tsb.......saya ga akan forwardkan kepada siapapun. samapai saya yakin.......atau
hampir yakin.

saya bisa bahas kenapa email spt itu dapat menyesatkan, tapi email ini akan
terlalu panjang (juga diskusinya).......jadi tolong direnungkan sendiri aja
okeh....

fadill

ini saya copy-pastekan dari salah satu web:

Please do NOT forward this e-mail because it is a HOAX! The great scientific
value of the Quran is great as it is so we don't need to spread lies to
glorify the Quran which is a book of TRUTH. If you would like equally scientific
facts about the Holy Quran please visit : "THE TWIN SISTERS"

The Holy Quran in your DNA coding
Muslim Scientist Profiles: Dr. Ahmad Khan
by Sameer Chouwadhary

sumber: http://www.themodernreligion.com/misc/hoax/quran_dna.htm

satu yg saya inginkan di milis2 indonesia: jangan gampang ngeforward.....cek
dulu.....bener......baru forwdward.......kalo ragu2.......ya jangan
diforward.

-- 
GMX - Die Kommunikationsplattform im Internet.
http://www.gmx.net
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Stock for $4
and no minimums.
FREE Money 2002.
http://us.click.yahoo.com/orkH0C/n97DAA/Ey.GAA/IYOolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

----------
Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
ITB, Indonesia.

Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.

Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l
 

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ 

FYI, -asp-
-----Original Message-----
From: Andi Sulistiono
Sent: Friday, May 10, 2002 1:17 PM
Subject: Kutipan Ilmu

Ayat Suci dalam Kromosom Manusia
dikutip dari milis ahad-net

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan
Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara
Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan.
Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun
ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk
Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi
kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan
kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan
kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.

Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan
adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida
yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong
penelitiannya adalah Surat "Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan
hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.
Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat
membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi.
Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: "...Sanuriihim ayatinaa
filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu
ul-haqq..."
Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan
kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka
bahwa ini adalah kebenaran".

Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata "ayatinaa"
yang memiliki makna "Ayat Allah", dijelaskan oleh Allah bahwa
tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut
Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida
Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan
ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi
dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi
protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau
DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan
jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA
tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta
sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana
disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau
bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).

Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang
ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan
proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk
meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad
Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari
rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut
menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari
tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama "Bismillahir
Rahmanir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq"; "bacalah dengan
nama Tuhanmu yang menciptakan". Ayat tersebut adalah awal dari
surat Al-A'laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah
kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan
ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat.
Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.

Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99, Ahmad Khan
menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya
mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan
saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika
yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain
yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari
Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas
Berlin.

Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam
beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai
kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing
kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai
akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga penerbitan
buku saya "Alquran dan Genetik", semakin menyadarkan umat Islam,
bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi
memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga
non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu
dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis
berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip
ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat
dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang
beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level
pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan
finansial.

====
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand

Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Chiang
Mai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat
membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore
adalah ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat
An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup
dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik
sudah hilang. Setelah pulang ke Thailand, Tajaten menjelaskan
penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak
5 orang menyatakan diri masuk Islam.

Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berkut;
"Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami,
kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit
mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang
lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana."

Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan
global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub
Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf.
Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah
menembus sub cutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri
dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-
ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi
persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak
pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut
dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang
telah menyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaranNya
lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, pembuluh syaraf dsb.
Rabbana makhalqta hada batila, Ya...Allah tidak ada sedikit pun
yang engkau ciptakan itu sia-sia.

===
Dari bahtera menuju Islam

Seorang pakar kelautan menyatakan betapa terpesonanya ia kepada
Alquran yang telah memberikan jawaban dari pencariannya selama ini.
Prof. Jackues Yves Costeau seorang oceanografer, yang sering muncul
di televisi pada acara Discovey, ketika sedang menyelam menemukan
beberapa mata air tawar di tengah kedalaman lautan. Mata air
tersebut berbeda kadar kimia, warna dan rasanya serta tidak bercampur
dengan air laut yang lainnya. Bertahun-tahun ia berusaha mengadakan
penelitian dan mencari jawaban misteri tersebut. Sampai suatu hari
bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia menjelaskan
tentang ayat Alquran Surat Ar-Rahman ayat 19-20 dan surat Al-Furqon
ayat 53. Awalnya ayat itu ditafsirkan muara sungai tetapi pada
muara sungai ternyata tidak ditemukan mutiara. Terpesonalah
Mr. Costeau sampai ia masuk Islam. Kutipan ayat tersebut antara lain
sebagai berikut:

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan, yang
ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan
antar-keduanya dinding dan batas yang menghalang (QS Al-Furqon: 53).

Berdasarkan contoh kasus di atas, dapat memberikan gambaran pada
kita bahwa ayat suci Alquran mampu menjelaskan fenomena Cromosome,
Anatomi, Oceanografi, Keperawatan dan antariksa (baca "Jurnal
Keperawatan Unpad" edisi 4, hal 64-70). Sebenarnya masih banyak
ayat-ayat Alquran yang menerangkan fenomena evolution and genetic
seperti QS As-Sajdah 4, QS al-A'raf 53, QS Yusuf 3, QS Hud 7, tetapi
karena keterbatasan ruangan pada kolom ini, serta dengan segala
keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki penulis, maka kepada
Allah
jualah hendaknya kita berharap dan hanya Allah-lah yang Mahaluas dan
Mahatinggi ilmunya. Wallahu a'lam.***




----------
Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
ITB, Indonesia.

Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.

Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l


Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:10 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10