Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Ibnu Hari Nurcahyo <ayok @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 15 Aug 2002 19:21:01 +0700 (JAVT) |
| Cc | amal @ somewhere.in.the.world, epsibw @ somewhere.in.the.world, Andhy W <andhy @ somewhere.in.the.world> |
Maaf, jika saya mengirim ulang email ini, tapi saya sungguh penasaran,
semoga ada yang bisa menjelaskan, atau setidaknya memberi sudut pandang.
Btw, saya tadi jalan-jalan ke egroups, archive milis ini di-set untuk
publik ya?
wassalam,
-ayok-
---------- Forwarded message ----------
Date: Tue, 13 Aug 2002 05:42:15 +0700 (JAVT)
From: Ibnu Hari Nurcahyo <ayok @ somewhere.in.the.world>
Reply-To: asisten @ somewhere.in.the.world
To: asisten @ somewhere.in.the.world
Cc: Piksi-L <piksi-l @ somewhere.in.the.world>
Subject: Re: [ASISTEN] Re: mau nanya ?
> Soal orang ditendang, coba periksa kasus itu dilihat dari status
> orang-orang tsb. PNS, honorer, staf, atau cuma sopir tembak
> seperti saya? Saya kira itu pilihan manajemen -- sekalipun
> memang sakit. Yang saya ingat di tahun y.l. permasalahan itu
> bukan pada 'ditendang atau diajak' (toh, kita tidak bisa memaksa
> memilih salah satu), tapi pada ketidakjelasan status di antara
> keduanya. Itu yang bisa diprotes.
>
> Bukan saya meremehkan semangat kalian, namun cerita Piksi-IF
> itu sudah berlangsung setahun lebih, sehingga kalau asisten
> mengungkit hal-hal dasar pada perubahan status itu, kalian
> mundur ke belakang berlangkah-langkah. Ada beberapa kondisi yang
> memang harus kalian terima dari keputusan suprastruktur, dan ada
> beberapa aktivitas yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Saya
> sendiri waktu itu sempat berkomentar, "Apa nanti korps asisten
> tidak akan bentrok dengan kegiatan HMIF?"
>
Mas Amal epertinya bisa menjelaskan duduk masalah ini dengan obyektif,
tapi tetap ada satu pertanyaan dibenak saya : kenapa serangkaian proses
'menyakitkan' ini harus berjalan perlahan-lahan? kenapa tidak ketok palu
sekalian? atau, ketok palu, tapi diberi jangka waktu sekian lama untuk
elemen terkait beradaptasi dengan struktur/keputusan baru?
Masalahnya, bukan seperti itulah yang terlihat dan dialami kami. SK pindah
itu turun bergantian, satu demi satu. Lumayan bikin jantungan. Bahkan ada
yang mengistilahkan: 'dibunuh pelan-pelan', walau mungkin sedikit sarkastik,
tapi dari sudut pandang tertentu, ada benarnya juga.
Moga-moga responnya bukan "Ke mana saja kalian selama ini?", :).
wassalam,
-ayok-
> Kalau alasan kalian karena selama ini tidak tahu, saya kira hal
> itu malah menjadi titik lemah asisten, "Ke mana saja kalian
> selama ini?" (maaf kalau kasar)
>
\> Saya meninggalkan Piksi pada akhir Agustus 2001, karena alasan
> pribadi, tidak bertaut dengan perubahan status Piksi. Sekalipun
> saya alumni Informatika, pendapat saya dalam beberapa email
> beberapa hari ini sama sekali tidak ada hubungan dengan jurusan
> tsb. Saya tetap dengan pendapat seperti itu, seandainya pun yang
> mengakuisisi Piksi dari badan lain di ITB.
>
> Oke, selamat berjuang.
>
> Andhy dkk., apa tidak ingin berbuat untuk OpenSource di
> Indonesia?
>
> ---akhir kutipan---
>
> --
> amal
> amal @ somewhere.in.the.world
> -----------------------
> Api padam puntung hanyut:
> perkara sudah selesai, tidak ada lanjutannya lagi; cerita
> sudah selesai
>
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:12 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10