Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Ikhlasul Amal <amal @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Sat, 25 Aug 2001 14:12:44 +0700 |
| Organization | UPT Komputer Piksi, ITB |
[Sat, 25 Aug 2001, 09:10:01 +0700 2.0K] Riski.Witjaksono @ somewhere.in.the.world menulis (diedit): % Mbok yao, jangan terlalu fatalis, sinis, dan pesimis begitu. % Mungkin maksud-nya mengajar tambahan pd hari Sabtu-Ahad % tujuannya untuk pengabdian - mengabdikan ilmu. % Hari lainnya utk mencari nafkah. % ---akhir kutipan--- Kalau ada email balasan dari Riski Witjaksono, sekurang-kurangnya dua hal yang aku ingat: yang pertama rasa terima kasihku karena beliau selalu menuakan diriku (apakah memang kenyataannya seperti itu atau obsesi beliau untuk muda terus? :), dan kedua, aku terkena sinyalemen pesimis, fatalis, dan sinis. Padahal sudah berulangkali aku kutipkan kata-kata yang penuh semangat, mengajak memandang besok dengan cerah, dan menyiasati kepedihan hari ini dengan senyum. Memang hasilnya menjadi sinis; bagaimana tidak, kepedihan bersisi-kebalikan dengan senyum, dan harus kita tangani bersamaan. Humor-humor bagus dari bangsa-bangsa yang terhimpit (ekonomi, politik, sosial) selalu penuh satir, sinis, tapi cerdas. Amerika hanya punya satu Art Bluwchart; sementara kita memiliki Farid Gaban, Komeng, Asmuni, Bagito, Emha, Zaim Uchrowi, yang semuanya penuh 'suspens'... Kalau soal setelah sepekan kita berjuang sambil bekerja, selanjutnya dua hari sisanya melakukan kegiatan sosial, itu bukan dalam rangka menambah penghasilan. Tulisanku semula tidak mengurus homo socialicus seperti itu, dan seandainya pun dia makan secukupnya kemudian sisanya digunakan untuk kegiatan sosial terus, ya silakan saja. Tidak usah dipedulikan. Berkebalikan dengan kondisi itu, seandainya protein yang kita konsumsi berkurang terus, pendidikan anak yang ekivalen dengan jumlah uang yang meroket, tempat tinggal layak yang seharusnya didiami setiap warga, maka rasa sedih saya kepada korban dari kondisi tersebut dan rasa prihatin saya kepada penyelenggara sistem yang berlaku sekarang ini. Coba bayangkan, kalau kita sampai harus bekerja mengucurkan keringat, air mata, dan barangkali darah, untuk memenuhi keperluan kita, kemungkinannya hanya dua: daftar kebutuhan (atau 'daftar kekurangan'?) kita sudah menyamai Donald Trump (atau Krisdayanti, yang diisukan ultah anaknya menghabiskan 100 juta rupiah?), atau kita semua adalah budak yang dipecut untuk membangun piramida Mesir. Ambisi pribadi yang luar biasa atau sistem yang buruk. Keduanya menyedihkan. Keduanya sasaran satir yang asyik. "Sekalipun gaji hanya cukup buat kakus, rekreasi sih harus..." -- syair salah satu lagu Iwan Fals "Di Internet, bisnis yang saudara jalankan harus bersandar pada server yang sanggup bekerja terus 24 jam sehari, 7 hari sepekan" -- iklan Compaq Kami juga bekerja terus sepanjang umur, sampai sekarang belum pernah rekreasi. -- ikatan pengangkat barang di Pasar Bringinharjo, Yogyakarta (imaginer) Selamat bekerja, Riski. Semoga kebaikan menyertaimu dan keluarga. Amin ya rabbal alamin. -- amal Ayo tersenyum: negeri ini memerlukannya ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> FREE COLLEGE MONEY CLICK HERE to search 600,000 scholarships! http://us.click.yahoo.com/zoU8wD/4m7CAA/ySSFAA/IYOolB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:09 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10