Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | "Indra I.A.S" <indraias @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Tue, 28 Aug 2001 08:05:53 -0700 (PDT) |
Alhamdulillah. Saya mencoba menjawab pertanyaan saudara Ghofur sbb: -- > 1. Alokasi cost disini..tentunya yang pilih yang > paling murah > donk....terus terang...alokasi dana belom > ada.....justru tergantung pada > entry-nya yaitu dengan keyword: Easy to use and > Reliable.....dari sini > saya harapkan ada list solusi dan harganya...... > -- Ok kita coba lihat solusinya dulu baru cost-nya. -- > 2. Recovery yang dibutuhkan beragam, tetapi yang > paling minim itu sekitar > 30 ~ 60 menit. > -- Kita asumsikan saja 30 menit per PC -- > 3. Data yang perlu dijelaskan disini: Data Aplikasi > dan Data > Akuisisi....yang lebih menjadi titik berat pada tiap > HMI adalah Data > Aplikasi (konfigurasi, grafik,...), sedangkan Data > Akuisis biasanya > langsung ditransfer ke sistem kontrol proses yang > lebih besar yaitu DCS > (Distributed Control System). Di DCS ini semua data > akuisisi disimpan dan > DCS-nya sudah memiliki system backup sendiri. Data > aplikasi berubah > apabila ada modifikasi....itu tergantung kebutuhan > (on demand)...kasarnya > kalo paling minim 1 bulan sekali. -- OK. Perubahan hanya sebulan sekali dan data akuisisi juga sudah ada backupnya. Hmm kalau saya boleh tebak, HMI disini merepresentasikan (memodelkan) hubungan-hubungan fisik yang ada dilapangan (field) ya?Kalau saya boleh tebak lagi, perubahan itu terjadi jika ada perubahan model ya? Kalau saya boleh tebak lagi, data-data di DCS itu adalah data-data dari PLC ya? Karena data-data di DCS sudah ada backup-nya mari kita konsentrasi ke data-data aplikasi dan si-OS-nya itu sendiri. OK Kita langsung ke solusi: 1. Yang paling murah (dan tentu saja paling repot) adalah seperti yang Depi sudah terangkan yaitu dengan menggunakan Norton Ghost (atau program hantu-hantu lainnya), tapi frekuensi backupnya cukup sebulan sekali (baik ada ataupun tidak ada modifikasi). RAID 1 sebenarnya baik juga untuk backup O/S tetapi untuk applikasi tidak disarankan. Kenapa? Yang sering terjadi di NT adalah kerusakan secara logik dan bukan fisik. Sehingga jika disk yang mengandung data aplikasi tadi di mirror maka kerusakan logik tersebut akan ikut termirror. Jadi backup 'beneran' masih lebih baik untuk applikasi. Dengan menggunakan solusi nomor 1 satu ini, maka waktu restore kurang lebih 30 menit untuk mentransfer data sebesar kurang lebih 3.6 GByte disk dengan asumsi transfer rate 2MByte/s untuk fast-ATA. Jika anda pake SCSI (apalagi SCSI-3 dengan speed efektif 40 MByte/s) tentunya waktu restore menjadi lebih cepat lagi. 2. Yang agak mahalan dikit (dan masih sedikit repot) adalah dengan men-jaringan-kan kesemua system tadi dan membackupnya ke satu backup server. Softwarenya sendiri dapat menggunakan software hantu-hantuan tadi (kalau mau murah). Dengan solusi nomor dua ini, maka bottleneck tambahan ada di network. Jika Ghofur menggunakan network 10Mbps, maka maksimum data transfer dari backup server ke client yang crash maksimum sebesar 600KB/s atau sekitar 1 GByte per 30 menit (dengan asumsi disk read/write throughput masih lebih besar dari 600KB/s). Jika data rata-rata per-sekali restore lebih besar dari 1 GByte, maka pakelah network fast-ethernet sehingga restore rate jadi sekitar 10GB per 30 menit. Tapi jika memang kebutuhan Ghofur adalah sampai 10GB per 30 menit, maka jelas disk-nya harus diganti dong bukan yang tadi saya asumsikan diatas (3.6 GB/30 menit). Gantilah dengan SCSI (enggak usah yang scsi 2 atau 3) sehingga transfer ratenya bisa 18 GB / 30 menit. Supaya tidak terlalu repot, buatlah script untuk otomasi proses backup per-bulan ini. WIndows NT scheduler bisa digunakan untuk keperluan ini bersama-sama dengan batch file atau Windows Scripting Host atau perl atau whatever scripting yang Ghofur suka deh. 3. Solusi yang mahal tapi repotnya mulai berkurang yaitu dengan menggunakan tape drive yang diattach ke backup server. Menurut pengalaman, jangan pernah menggunakan backup software standard si NT, dijamin amburadul. Gunakan backup software sperti veritas, arc-serve, atau legato. Kalau kita menggunakan tape drive super-DLT yang speednya 15 MByte/s (atau 30 MB/s compressed) maka kita dapat merestore sampai sebesar 54GByte/ 30 menit. Hmm sepertinya sudah berlebihan ya untuk HMI? Ya nggak apa-apa toh namanya juga usul. 4. Yang paling mahal dan tidak repot (cuman sekali pas configure doang) yaitu dengan tape library yang diattach di backup server plus backup softwarenya. Jika terjadi crash, tinggal masukkin boot disk terus tinggal tidur deh. Jadi 30 menit (bahkan kurang) server yang ter-recovered. Sekian usul saya semoga bermanfaat. Wassalaamuu'alaiku.wr.wb Indra I.A.S __________________________________________________ Do You Yahoo!? Make international calls for as low as $.04/minute with Yahoo! Messenger http://phonecard.yahoo.com/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> FREE COLLEGE MONEY CLICK HERE to search 600,000 scholarships! http://us.click.yahoo.com/zoU8wD/4m7CAA/ySSFAA/IYOolB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:09 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10