Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

[PIKSI-L] Re: [92-l] .. buat BOLAMANIA !

From "faizal" <faizal @ somewhere.in.the.world>
Date Mon, 8 Nov 1999 10:00:00 +0700
Cc <92-l @ somewhere.in.the.world>

maaf nich ada yang punya telponnya piksi bandung nggak
makasih sebelumnya

Faizal

----- Original Message -----
From: Moh. Firdaus <firdaus @ somewhere.in.the.world>
To: <piksi-l @ somewhere.in.the.world>
Cc: <92-l @ somewhere.in.the.world>
Sent: Thursday, November 04, 1999 6:10 PM
Subject: [92-l] .. buat BOLAMANIA !


>
> ... yang ini untuk calon suami/istri
> -- firdaus
> ---------------------------------------------
> IZINKAN DINDA MENONTON BOLA
>
> Jakarta, 18 Juni 1999
>
> Assalamualaikum Wr.Wb.
>
> Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Keseluruhan puja
> dan puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Semoga keselamatan dan
> kesejahteraan dilimpahkan Allah atas Nabi Muhammad, utusan-Nya yang mulia.
>
> Akhi Zain yang saya hormati,
>
> Saya sudah menerima dan membaca surat yang akhi kirimkan.Isinya tidak
> membuat saya marah, seperti yang akhi takutkan. Namun saya jadi bertanya,
> siapa sih yang memberitahukan akhi perihal hobby saya itu. Sampai-sampai
> Akhi merasa perlu menasehati saya.
>
> Ya, baiklah saya mengaku saja. Hobby saya memang nonton pertandingan sepak
> bola. Maaf, kalau waktu taaruf dulu saya tidak memberitahukannya, sebab
> saya pikir itu tidak perlu. Cuma masalah sepele. Tapi kalau ternyata
> sekarang akhi menanyakannya, saya akan menjelaskannya.
>
> Awalnya saya suka nonton bola cuma karena ikut-ikutan teman. Waktu itu
> saya baru masuk SMA ( sekarang SMU ya?) Televisi swasta yang baru
> bermunculan saat itu, secara rutin menayangkan siaran pertandingan sepak
> bola luar negri, terutama liga Italia dan Inggris. Wuih, seru banget!
>
> Pokoknya tidak ada satu pertandingan pun yang terlewatkan. Tidak peduli
> besok ada ulangan atau tidak. Yang jelas, besok di kelas pasti ada diskusi
> hangat seputar pertandingan semalam. Yang malamnya tidak nonton, dijamin
> bakalan menyesal (?). Mereka tidak akan bisa kasih komentar apa-apa,
> soalnya mana tahu mereka siapa yang bikin gol semalam. Lothar Mathaeus
> atau Jurgen Klinsmann. Terus, mereka tidak tahu juga siapa yang dapat
> kartu merah, lantaran menendang tulang kering lawan, bukannya bola.
>
> Dengan hobby saya itu, paling tidak, membuat ayah saya di rumah punya
> teman nonton bola. Penghuni rumah yang lain tidak ada yang suka nonton
> bola. Kami berdua bisa sorak-sorak dan adu komentar. Pokoknya seru dan
> yang pasti "I love you, Daddy". (Eh iya, kalau di perhatiin ayah saya itu
> mirip David Beckham deh. Suer. Becanda, kok!)
>
> Waktu saya jadi akhwat dan berjilbab, hobby saya itu tidak bisa saya
> tinggalkan. Apalagi banyak juga akhwat lain yang punya hobby sama. Jadi
> saya pikir hobby saya ini tidak menyebabkan ke-Islaman dan keakhwatan saya
> dianulir (tidak syah) atau menjatuhkan studi saya.
>
> Akhi Zain yang saya hormati,
>
> Akhi bilang hobby seperti itu menyia-nyiakan waktu dan biaya, karena saya
> suka bela-belain beli majalah dan tabloid olah raga buat sekedar nambah
> wawasan persepakbolaan. Tanpa Akhi beritahu pun saya sudah menyadari hal
> itu. Sekarang ini saya sudah berusaha untuk membatasi hobby saya itu.
> Selain karena banyaknya kesibukan, sehingga saya jadi jarang nonton bola,
> harga majalah dan tabloid yang mahal membuat saya jadi jarang membelinya.
> Alasan lainnya karena pemain bola sekarang banyak yang keren-keren. Siapa
> yang tahan sama si jangkung Bierhoff atau tatapan Del Piero. Terus terang
> saya takut tergoda. (Jangan marah ya, cuma bercanda kok. Lagian mereka
> bukan muslim, jadi bukan saingan.)
>
> Intinya, akhi tidak usah khawatir bahwa saya begitu terobsesi oleh sepak
> bola. Jangan sampai proses yang sedang kita jalani menuju pernikahan yang
> diridhoi Allah ini terputus hanya karena itu. Kita sudah sama-sama dewasa.
> Sudah pandai, setidaknya sudah mengerti, bagaimana menggiring bola
> kehidupan kita agar selamat sampai di gawang tujuan. Lawan atau rintangan
> hidup sebagai ujian dan cobaan harus kita hadapi dengan cerdik. Jangan
> bermain curang dan kasar, sebab Islam mengajarkan kejujuran dan
> kelembutan.
>
> Namun jangan pula cengeng. Kalau kita terjatuh karena dijegal lawan,
> bangkit lagi. Kejarlah bola kembali, walau harus jatuh bangun. Tapi itu
> pun bukan berarti menyerang membabi buta. Bagaimanapun kita harus punya
> taktik dan strategi serta kemampuan membaca permaian lawan agar dapat
> menguasai lapangan. Konsistenlah dengan posisi masing-masing dan
> laksanakan tugas dengan istiqomah supaya tercipta kesatuan dan kekuatan
> yang solid. Kemudian di atas segalanya ada Wasit atau Hakim Yang Maha
> Bijaksana yang menentukan semuanya. Pluit-Nya yang sesekali berbunyi,
> semoga hanya berisi peringatan dan bukan hukuman.
>
> Akhi Zain yang saya hormati,
>
> Cukup kiranya penjelasan saya ini. Saya berjanji akan semakin membatasi
> diri terhadap berbagai hal yang kurang berguna. Bukan karena akhi semata,
> tapi di atas segalanya karena mengharap keridhoan Allah saja. Tapi bila
> kelak Allah memang menjodohkan kita, tolong izinkan saya sekali-sekali
> menonton sepak bola, khususnya kalau Zinedine Zidane yang main. Akhi tidak
> usah cemburu, walaupun dia Muslim dia sudah punya istri, kok.
>
> Atas semua penjelasan ini, saya harap akhi Zain dapat memakluminya. Terima
> kasih atas pengertian akhi yang saya hormati dan yang, insya Allah, kelak
> saya...cintai. Semoga kiranya kasih sayang Allah tercurah atas kita
> sekalian. Amin.
>
> Wassalamualaikum Wr.Wb.
>
> Laila
>
> -- dari ummi : Pemenang Lomba Menulis Surat Untuk Calon Suami


------------------------------------------------------------------------
---
Berlangganan: piksi-l-subscribe @ somewhere.in.the.world
Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Arsip: http://www.egroups.com/group/piksi-l


eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/piksi-l
http://www.egroups.com - Simplifying group communications



 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:18 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10