Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

Re: [PIKSI-L] Revolusi Damai dengan Euro 2000

From "Darwis Fadhli" <darwis @ somewhere.in.the.world>
Date Wed, 21 Jun 2000 16:14:52 +0700

sedikit komentar...


revolusi damai dengan Euro 2000... tentunya bagi mereka yang gemar... dengan
sepakbola.., tapi bagaimana dengan yang tidak suka sepakbola bahkan tidak
ngerti sepakbola (seperti Bapak Amal :) ) ...

dan bagi yang gila bola harus.. menanggung resiko.. terkantuk2 saat
dibekerja siang hari..., kinerja jadi terhambah, produktivitas berkurang
dan dampak globalnya... perekonomian...  jadi tidak lancar  (ekstrim sekali
:) )
maka mungkin akan jadi gejolak bahkan pemicu revolusi...

he..he.. hanya sekedar memberi pandangan lain....



peace juga....



-darwis-

----- Original Message -----
From: Awal P Kurnianto <Awal_P_Kurnianto @ somewhere.in.the.world>
To: <piksi-l @ somewhere.in.the.world>
Sent: Thursday, June 22, 2000 1:19 AM
Subject: [PIKSI-L] Revolusi Damai dengan Euro 2000


>      Warning :
>      Email ini hanya berisi celotehan saya semata dan agak panjang dari
>      biasanya. Juga tidak tersedia imbalan apapun meskipun diforwardkan
>      kepada 10 rekan anda.
>
>      =========
>
>      Semula saya biasa-biasa saja ketika sekelompok mahasiswa saat berdemo
>      di depan Kejakgung berteriak-teriak tentang Revolusi. Tapi mau tidak
>      mau saya harus berpikir ulang ketika Farid Faqih dari Government
Watch
>      (GOWA) mengeluarkan statemen yang senada dengan ide kelompok
mahasiswa
>      itu. Dalam sekilas info Radio Ramaco FM kemarin, Farid pesimis
>      bagaimana mungkin Kejakgung mampu menuntaskan kasus korupsi jika
>      jajaran lembaga itu pun tidak bebas dari penyakit kronis tersebut.
>      Farid malah setuju dengan apa yang disebut 'pengadilan rakyat' dimana
>      para koruptor diarak ramai-ramai dan digantung di lapangan Monas,
>      persis seperti apa yang diteriakkan mahasiswa pendemo. Ketika hukum
>      positif tak digubris dan justru pengadilan jalanan yang diutamakan,
>      ini kan pertanda awal munculnya Revolusi.
>
>      Pesimisme diam-diam sudah menyergap di banyak kalangan. Sebelumnya,
>      Teten Masduki jauh-jauh hari sudah berputus asa atas tegaknya hukum
>      menyusul dikeluarkannya SP3 kasus Texmaco. Belum juga Bulogate
tuntas,
>      Sofjan Wanandi yang dicekal lantaran belum beresnya hutang
Danahutama,
>      malah diajak jalan-jalan Gus Dur. Pusing juga saya yang awam ini
>      dengan itung-itungan Pemerintah. Dan tawaran Revolusi bakal bisa
makin
>      berarti jika sudah terlampau banyak orang yang pusing di negeri ini.
>
>      Sssst, ini cuma obrolan warung kopi. Isunya, Armada AS sudah siaga di
>      perairan sekitar Selat Sunda. Dan Jepang sudah di Indocina. Konon
>      mereka  bersiap untuk evakuasi warganya jika Revolusi benar terjadi
di
>      sini. Itulah kenapa saat Bengkulu diguncang gempa, mereka cepat tiba
>      di sana. Mungkin saja mereka punya alat canggih untuk memantau
>      pergerakan lempengan bumi sepanjang Krakatau, pesisir Barat Sumatera
>      hingga pegunungan Himalaya. Dan untuk kesekian kalinya, negara-negara
>      'powerful' itu lah yang kemudian bisa beraksi lebih dulu. Baik gempa
>      politik maupun gempa betulan yang melanda, lagi-lagi justru mereka
>      yang sudah selangkah di depan ketimbang kita sendiri. Ironis.
>
>      Gemas juga melihat ketidakberdayaan kita pada negara-negara kreditor
>      itu. Setelah sedikit banyak berkontribusi atas carut marutnya
ekonomi,
>      mereka juga akhirnya yang jadi tumpuan penyelamat aset-aset negara
>      yang berharga murah. Dan John Dodsworth, perwakilan IMF di Indonesia,
>      rasanya patut berterimakasih atas kondisi ini sehingga bisa masuk
>      dalam ranking orang-orang terkuat di Asia versi Asiaweek akhir Mei
>      lalu.
>
>      Untung saja ada Euro 2000 yang bisa sedikit menghibur kegalauan ini.
>      Yang paling gress, Inggris dan Jerman tersingkir. Tinggal  Perancis,
>      Belanda dan Italia menunggu giliran. Kita tunggu saja. Setelah
dipaksa
>      melihat begitu berkuasanya negara-negara kapitalis dalam day-to-day
>      periuk nasi kita, masak sih lagi-lagi kita dicekoki dengan
keperkasaan
>      mereka di lapangan hijau. Dan siapa bilang Euro 2000 menghambat
>      tahajjud. Dari sesi pertandingan yang paling malam, pukul 01.45,
>      paling-paling cuma butuh 2 jam. Artinya, masih ada waktu di akhir
malam
>      menjelang shubuh untuk bertahajjud. Tinggal maunya kita saja. Justru
>      gegap gempitanya Euro Cup bisa membantu membangunkan diri di tengah
>      malam, sesuatu yang mungkin sulit untuk dimulai kecuali dengan
motivasi
>      yang tinggi. Dan Saya kira Euro 2000 bisa jadi batu loncatan.
>
>      Memang Euro Cup kali ini banyak menjungkirbalikkan perkiraaan orang.
>      Dan mudah-mudahan dengan lolosnya negara-negara 'garis belakang
Eropa'
>      yang selama ini dipandang sebelah mata, semisal  Portugal, Rumania,
dan
>      terlebih Turki, bisa menjadi penawar hati orang-orang yang merasa
>      tertindas oleh kecongkakan kaum Kapitalis Dunia. Dan dengan
bertahajjud
>      setelah tontonan habis akan bisa menjernihkan hati kita agar tak
perlu
>      sampai berbunuh-bunuhan justru dengan saudara sendiri. Siapa yang
rugi
>      nantinya.
>
>      Peace man, peace !!
>
>      Dari Kawasan MegaKuningan
>      with love...
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> SALESFORCE.COM MAKES SOFTWARE OBSOLETE
> Secure, online sales force automation with 5 users FREE for 1 year!
> http://click.egroups.com/1/2658/5/_/48885/_/961572096/
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang
disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan
Piksi secara formal.
>
> Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world




Piksi-L merupakan mailing-list alumni asisten Piksi. Opini yang disampaikan di forum ini *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi secara formal.

Berhenti: piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world

 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:29 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10