Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | "irfan" <amikmm @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Sat, 17 Feb 2001 08:56:28 +0700 |
Bener nggak yaa.... (sumber dari milis m91) irfan > > > > > > KEHALALAN GUDEG JOGYA > > > > > > > > > Daerah Istimewa Yogyakarta, selain terkenal dengan > > > julukan kota pelajar, juga menyandang berbagai > > > julukan lain seperti kota seni dan budaya, kota > > > revolusi, kota sepeda, kota batik, juga sebagai > > > kotak gudeg serta julukan lain yang merupakan > > > cerminan dari hal-hal yang menonjol dari daerah > > > tersebut. Dan itu tidak hanya populer di dalam > > > negeri, tapi juga di manca negara. > > > Akan halnya gudeg, lauk pauk ini merupakan ciri khas > > > kota > > > tersebut. > > > Bagi masyarakat Yogya sendiri, gudeg merupakan lauk > > > pauk sehari-hari yang sulit ditinggalkan bersama > > > nasi dan bubur. Sebenarnya dilihat dari bahan-bahan > > > pembuatnya, gudeg nampaknya halal-halal saja. > > > Bahan pokoknya adalah nangka muda (orang Yogya > > > menyebutnya ghori) yang direbus hingga lunak, lalu > > > diberi santan dan bumbu dapur tertentu ditambah > > > daun melinjo. > > > Tetapi, pengalaman saya membuktikan bahwa gudeg bisa > > > > > > dikategorikan jenis makanan syubhat, bahkan haram. > > > Saya berkenalan dengan lauk pauk yang rasanya manis > > > ini, antara tahun 1981-1987 ketika saya berkuliah di > > > salah satu perguruan tinggi negeri di kota tersebut. > > > Waktu itu saya > > > kost hanya dengan menyewa kamar dan makan di luar. > > > Selama itu hampir tiap pagi saya sarapan nasi gudeg. > > > Selain manis, juga gurih, dan tentu saja murah. > > > Bahkan kalau pulang kampung, saya dan teman-teman > > > kadang membawa oleh-oleh gudeg yang sudah dibuat > > > tahan lama. > > > Selama beberapa tahun, saya menikmati gudeg tanpa > > > ada rasa > > > curiga atau berprasangka buruk tentang kehalalannya. > > > Namun, pada suatu hari, ketika sedang membeli di > > > warung langganan saya, saya melihat di tempayan > > > (tempat gudeg iolah), ada kepala dan leher seekor > > > ayam yang masih utuh (tidak ada bekas sembelihan). > > > Lalu saya tanya kepada sipenjual gudeg, apakah > > > ayamnya tidak sembelih? > > > Dengan ringan si penjual menjawab bahwa sudah bisa > > > bagipenjual/bakul gudeg bahwa setiap ayam yang > > > dimasak untuk gudeg, ayam tersebut tidak disembelih, > > > tetapi ditusuk dengan besi di bagian lehernya. > > > Sedang darah yang keluar ditampung dan nantinya > > > dicampur dengan santan untuk dicampur dengan gudeg > > > itu. Dan justru darah inilah yang memberi rasa gurih > > > dan meberi warna kecoklat-coklatan. > > > Masya Allah. > > > Saya benar-benar terkejut, dan gudeg yang saya beli > > > pagi itupun segera saya tinggalkan. Saya berusaha > > > mencari informasi di tempat-tempat lain tentang > > > bahan- bahan dan cara pembuatannya. Ternyata hampir > > > semua jawaban sama, yaitu: ayamnya tidak disembelih, > > > tapi ditusuk, darah ayam ditampung, lalu dimasukkan > > > ke dalam gudegnya. > > > Pertanyaan kita, apakah semua penjual/pembuat gudeg > > > melakukan hal yang serupa? > > > Wallaahua'lam. > > > Dalam masalah ini sebagai konsumen Muslim, yang > > > diperlukan tentu saja sikap jujur si penjual gudeg. > > > Apakah ayamnya telah disembelih secara Islami dan > > > otomatis darahnya tidak dicampurkan. > > > Kita memang perlu bersikap hati-hati. Jangan karena > > > gudeg yang sudah merakyat, lalu kita seenaknya saja > > > mengikuti selera orang kebanyakan,padahal Al-Qur'an > > > jelas-jelas melarangnya: Allah mengharamkan atas > > > kamu (makan) bangkai, darah,daging babi, dan apa > > > yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah > > > (QS Al-An'am: 145) > > > > > > > >___________________________________________________________________________ > > > Visit http://www.visto.com/info, your free web-based > > > communications center. > > > Visto.com. Life on the Dot. > > > > > > > > >__________________________________________________ > >Do You Yahoo!? > >Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35 > >a year! http://personal.mail.yahoo.com/ > > _________________________________________________________________________ > Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com. > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: m91-unsubscribe @ somewhere.in.the.world > For additional commands, e-mail: m91-help @ somewhere.in.the.world > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-~> eGroups is now Yahoo! Groups Click here for more details http://click.egroups.com/1/11231/0/_/48885/_/982374611/ ---------------------------------------------------------------------_-> ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:47 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10