Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | "epsi budihardjo" <epsibw @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Wed, 21 Aug 2002 22:33:55 +0700 |
> > Hentikan hukuman fisik pada siswa, karena hukuman model ini terbukti
> > tidak mengandung unsur edukatif dan tidak efektif
> > -- Ahmad DS, Direktur Pendidikan Dasar
>
> punten mal, aku tidak sepakat dengan kalimat di atas. aku lebih suka
> menggunakan sabdanya Nabi Muhammad SAW, dalam kasus-kasus tertentu
> kadang-kadang hukuman fisik diperlukan, seperti: memukul anak usia 10
> tahun yang tidak mau sholat dsb. Karena sabda Nabi dituntun oleh
di dunia militer (pengalaman di Menwa): hukuman pada prinsipnya harus
MENDIDIK.
seorang siswa bisa dihukum jungkir (koprol) atau merayap adalah utk melatih
kemampuan fisiknya (krn dia tentara). Itu pun ada SYARATnya, yaitu si siswa
sudah diberikan pelajaran koprol atau merayap, dgn perkataan lain pelatih
(atau pengajar) TIDAK BOLEH menghukum siswa dgn suatu hukuman yg belum
pernah diajarkan !!! Ini hanya sedikit contoh dari dunia pendidikan di
militer (belum lagi dunia manajemennya). Hebat sekali didaktik metodik di
dunia militer (dunia sipil hanya melihat militer dari petantang-petentengnya
saja, sayang sekali).
artinya, jika di OS para senior sembarangan menghukum fisik yuniornya, sudah
jelas ngawur!.
atau siswa SD dihukum angkat kaki sebelah sampai jatuh pingsan di pojok
kelas, juga super ngawur. Saya lebih setuju jika hukuman dlm bentuk menulis
"saya tidak boleh terlambat lagi" 100x (jika si guru melihat si anak memang
tulisannya masih cakar ayam), artinya hukuman menulis 100x ada unsur
mendidiknya.
omong2 mengenai Sabda Nabi memukul anak jika tak solat, saya masih ragu
bahwa ini diterjemahkan harfiah. mungkin 'memukul' tak sama dgn memukul
(tanpa apostrof).
saya lebih suka "memukul" anak saya (yg sudah mau 11 thn) dgn kata-kata
bukan dgn cambuk.
epsi
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:12 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10