Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Moderator Piksi-L <piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 2 Jan 2003 11:55:33 +0100 |
| Organization | Hati yang Lapang |
| User-agent | Mutt/1.3.28i |
Email forwarded from Hendarwin. ----- Forwarded message from i_am_hendarwin <hendarwin @ somewhere.in.the.world> ----- Date: Thu, 02 Jan 2003 02:45:51 -0000 From: "i_am_hendarwin <hendarwin @ somewhere.in.the.world>" <hendarwin @ somewhere.in.the.world> Subject: ilmu yang tak pernah diajarkan : Re: Warning...Tulisan ini Panjang... To: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world X-Mailer: Yahoo Groups Message Poster Weleh..weleh... ternyata masih banyak sekali orang2 yang berwawasan luas, bervisi jauh kedepan, dan beridealisme tinggi seperti teman2... Minimal sedikit menghibur pesimis saya melihat para decision maker negara ini yang tidak punya wawasan, visi dan idealisme... Paling enak sih tinggal bilang : ...sukurin, memang yang milih mereka2 siapa ? kan ente-ente juga, makanya jangan asal coblos bung... Tapi seperti kata Aa Gym, perubahan harus dilakukan, 3M : mulai dari hal2 kecil, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang... Masalah hasil tinggal berdoa aja yang kencang, semoga Allah masih mengasihani bangsa ini... Anyway, saya mau menambahi opini untuk poin MM/MBA vs Engineer aja... Ada yang pernah baca bukunya si Robert Kiyosaki ? Rich Dad Poor Dad, Cashflow Quadrant, Rich Dad Guide to Investing ? Bagi saya itu adalah buku yang merubah cara berfikir saya totally... Selama ini saya berfikir pengetahuan technical adalah urusan saya, sedangkan pengetahuan ekonomi adalah porsinya economician... Dan ternyata itu sebabnya mengapa mayoritas orang tidak pernah merasakan kebebasan dalam hidupnya... mereka menjadi "slave for the money"... mereka tidak pernah bisa berhenti bekerja atau mereka tidak akan memperoleh uang... (jadi ingat ungkapan P7 : pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan...) Intinya pengetahuan finansial haruslah menjadi pengetahuan dasar setiap orang, seperti halnya matematika... apakah anda seorang sophisticated engineer, dokter, ilmuwan, dosen, pedagang, anda pasti butuh kemampuan matematika yang fundamental... demikian juga dengan kemampuan finansial... that's the fact... that's the reality.. if you are not agree, ups sorry that the world is cruel..:-)... Itu sebabnya kata Kiyosaki, 90% orang (survey di US)di masa tuanya either bangkrut dan bergantung pada bantuan anaknya / jaminan sosial, either harus bekerja lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari2nya... Namun sayangnya pengetahuan financial tidak pernah diajarkan di bangku sekolah... Tanpa ilmu financial, bagaimana mungkin anda bisa membuat pabrik manufaktur elektronik yang survive misalnya... Jangankan berfikir kesana, mengelola income gaji bulanan aja mungkin mayoritas diantara kita (termasuk saya) enggak tahu harus bagaimana... Padahal ada inflasi dan pajak yang menggerogoti uang segitunya yang terbatas itu... (lihat aja awal tahun ini BBM, TDL, Tarip Telkom sudah naik, dan nantinya mungkin tarif tol, dan pajak2) Namun saya pernah baca juga (lupa dari siapa) bahwa katanya kontrary, ilmu MBA yang diajarkan disekolah2 lebih banyak menganalisa kenapa perusahaan bisa gagal, sehingga para lulusannya menjadi penakut untuk terjun ke dunia bisnis dan/atau investasi dan lebih nyaman menjadi pegawai perusahaan asing besar saja..(ini enggak ada menyindir lho...) Jadi point yang saya ingin sampaikan adalah jangan keblinger hanya karena kita menjadi engineer yang mumpuni... karena sehebat apapun ilmu anda kalau tidak memiliki rencana finansial yang kuat, nantinya anda hanya akan letih semata (remember that we invest the best time we have from 6-18 o'clock everyday and that is our age..to what ? and what you get ? and what you dream of ?) Case terakhir saya punya tetangga yang memiliki bisnis gudang penyimpanan dan distribusi sekarang ini tampaknya lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya ketimbang saya yang engineer tok ini... Hendarwin, " Alasan utama orang bersusah payah secara finansial adalah karena mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun di sekolah tetapi tidak belajar apapun tentang uang. Hasilnya adalah bahwa orang belajar untuk mencari uang... tetapi tidak pernah belajar agar uang bekerja untuk mereka" - Robert Kiyosaki, "Rich Dad, Poor Dad" ----- End forwarded message ----- -- Moderator Piksi-L piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:22 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10