Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya
Indeks - Tanggal Indeks - Ulir Diskusi
| From | Ikhlasul Amal <iamal @ somewhere.in.the.world> |
| Date | Thu, 2 Jan 2003 12:27:01 +0100 |
| Organization | Hati yang Lapang |
| User-agent | Mutt/1.3.28i |
Ternyata banyak juga fans Robert Kiyosaki (RK) yang tulisannya ingin memuji bapak yang kaya karena lebih dapat mencukupi kehidupan keluarganya. Bagi fans RK, coba baca tulisan lain tentang RK supaya seimbang, a.l. di http://www.johntreed.com/Kiyosaki.html . Buat saya, tulisan yang "mendidik agar kita kaya/sukses dulu baru bahagia," kok rasanya sekarang ini kurang pas, kurang dapat mencerahkan, dan -- maaf saja -- seperti terdapat jarak antara yang dipaparkan dengan saya sebagai pembaca. Ringkasnya, seperti saya baca legenda Cinderela atau Cinde Laras. Ini murni resensi tulisan dan pandangan pribadi saya atas buku, jadi tidak melibatkan oknum penulis atau pembaca. Sebaliknya, saya seperti mendapat teguran baru bahwa bersyukur, bahagia, itu sepanjang waktu dan tidak usah menunggu. Barangkali konyol, namun saya punya anggapan bahwa sampai liang lahat, orang boleh tidak sukses, orang boleh tidak kaya, dan orang boleh "seadanya"; namun ia diminta oleh Allah untuk bahagia dan bersyukur. Terkadang saya sedikit menyadari bahwa menjadi sangat kaya dekat sekali dengan sangat miskin, sangat sukses juga menjadi sangat sepi. Saya terkesan dengan cara Emha menafsirkan salah satu penggalan ayat dalam Al Quran, "Engkau menyukai sesuatu yang sebenarnya buruk bagimu, dan engkau membenci sesuatu yang sesungguhnya baik bagimu.", http://www.gatra.com/print_edition.php3?id=2002121304414967&rubrik=GI%20Kolom Kalau tidak salah, ayat itu terdapat di surah An-Nisa' tentang pandangan laki-laki terhadap isterinya, dan saya kira bisa bermakna lebih luas. Sebelum bangsa Indonesia menjadi lebih kaya, lebih sukses, atau lebih pintar, saya berdoa semoga terlebih dahulu menjadi lebih mudah bersyukur. -- amal iamal @ somewhere.in.the.world ----------------------- Pacak mencerca biduk orang, biduk sendiri tak terkayuh: pandai mengkritik orang lain, tetapi kehidupan sendiri tidak keruan ---------- Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi, ITB, Indonesia. Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali* tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal. Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:22 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10